Wednesday, 21 November 2012

Dapatkah Ditilang karena STNK Mati?

 

Apakah polisi punya wewenang menilang sepeda motor yang STNK-nya telah mati 2 tahun. Bagaimanakah persoalan ini?
Jawabannya ternyata bisa!!

Simak penjelasan Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto (bulan desember 2015 lalu)

Tindakan penilangan yang dilakukan sesuai UU nomor 22 thn 2009 pasal 70 ayat (2). Disana dijelaskan bahwa  “surat tanda nomor kendaraan bermotor dan tanda nomor kendaraan bermotor berlaku selama 5 tahun dan harus dilakukan PENGESAHAN setiap tahunnya.”

Selain itu, peraturan yang sama tertuang dalam Peraturan Kapolri No. 5 thn 2012, pasal 37 ayat (2) dan (3) mengenai criteria STNK yang sah.
Ayat (2) “STNK berfungsi sebagai bukti legimitasi pengoperasian kendaraan bermotor” dan ayat (3) “STNK berlaku selama 5 tahun sejak tanggal diterbitkan pertama kali, perpanjangan atau pendaftaran mutasi dari luar wilayah regident dan harus dimintakan pengesahan setiap tahun.”

Sehingga beliau menghimbau, kepada para pemilik kendaraan wajib melakukan pengesahan (bayar pajak) setiap tahunnya. Terlepas dari kena tilang atau tidak, tetap ada denda sanksi yang akan dibayar bila lalai membayar pajak.

Sumber artikel, (http://www.otomania.com)
Title: Dapatkah Ditilang karena STNK Mati?; Written by Keru Anju; Rating: 5 dari 5

2 comments:

  1. Assalamualaikum,,
    Permisi,,
    Kalau mau menghidupkan plat&pajak yg mati sejak thn 2004 btuh biaya brpa,,???

    ReplyDelete
  2. Assalamualaikum,,
    Permisi,,
    Kalau mau menghidupkan plat&pajak yg mati sejak thn 2004 btuh biaya brpa,,???

    ReplyDelete